Jumat, 26 September 2008

ibu itu tulus


tadi siang, saya mengantarkan atasan saya menyervis hp nya di stand resmi nokia roxy mas. saat tiba di tempat servis, saya mengantri sebentar untuk meminta nomor antrian. setelah mendapat no antrian, saya duduk di baris ke dua bangku yang telah disediakan persis di depan counter servis.

persis di depan saya, seorang ibu tua, dengan tampang lugu, dan memang sedikit ndeso. sebentar dia meraih dus dan segala perlengkapan hp dari anaknya yang duduk persis di hadapan customer servis counter servis. dibukanya dus tersebut, sejenak saya lihat masih baru. ada bon dan tanggal pembelian terbaca jelas hasil print toko resmi penjual hp. kartu garansi dan berbagai aksesoris.

tak berapa lama, no saya tampak di numerator. saya dan atasan saya maju menuju customer servis. anak itu tadi mundur ke bangku deretan pertama sebelah ibunya. berbisik sebentar, sambil menunggu hp nya yang masih dikutak-katik oleh customer servis.

"....ini mbak hpnya, sudah selesai....."
kata customer servis yang sudah menghadap kami berdua. kami memberi jalan dengan menggeser badan sedikit kepada anak ibu yang ada di belakang kami.
hp langsung diterima, dan kemudian sang ibu itu bertanya kepada customer servis tersebut,
"berapa ongkosnya mbak...?"
"nggak usah bu, terimakasih...." jawab CS
sejenak mereka berdua saling menatap.
karena masih dalam posisi badang yang miring, saya masih bisa melihat dengan jelas tatapan mata ibu tersebut. perasaan lega dan berterimakasih yang amat sangat terpancar dari kedua matanya. dan sedari tadi saat masih duduk di bangku antrian, saya melihat dia memegang dompet dan menimang-nimang uang pecahan dua puluh ribuan yang tinggal dua lembar.
"kan masih garansi...." tambah CS
"oh ya mbak, terimakasih banyak ya..." timpal anak ibu tersebut.
dan kedua orang tersebut kemudian pergi.

sebuah kesederhanaan berpikir, yang bagi saya untuk saat ini, sungguh jarang terjadi. saya juga berpikir, pasti untuk sampai di tempat servis, pasti juga bukan hal mudah bagi ibu dan anak yang kelihatannya sama-sama gaptek. karena saat hp diberikan oleh CS, anaknya bertanya kepada CS, "mbak, yang kecil-kecil tipis sudah dimasukkin belum......."
"apaan?" ujar CS
"itu tadi mbak, micro sd," ujarku.
"oh ya, sudah semua mbak."

perjalanan 3 kali ganti mobil dari ciputat untuk sampai di tempat servis resmi di roxy mas. si ibu juga sudah pusing sekali saat di perjalanan saat bercerita sejenak melepas kepenatan di depan saya. dengan sebuah harapan, hp anaknya bisa hidup lagi, karena baru sebulan dibeli. dan ibu itu juga tidak tahu, kalau masih dalam masa garansi, tidak ada pungutan biaya, semua ditanggung oleh perusahaan penerbit hp tersebut.

ketulusan hati seorang ibu......

Tidak ada komentar: